Pesawat ATR 42-500 rempuh bukit sebelum berkecai

MAKASSAR – Siasatan awal mendapati pesawat ringan ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang membawa 10 penumpang dari Yogyakarta menuju Makassar terlibat nahas selepas merempuh bukit di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Indonesia.
Kemalangan itu berlaku ketika pesawat berkenaan berada di wilayah sempadan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu.
Ketua Jawatankuasa Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono berkata, nahas tersebut berada di bawah kategori controlled flight into terrain (CFIT).

“Apa yang jelas, pesawat itu melanggar bukit dalam keadaan tertentu. Rempuhan itu menyebabkan pesawat berkenaan berkecai lalu serpihannya berselerakan di kawasan pergunungan,” katanya.
Pesawat ATR 42-500 itu dilaporkan terputus hubungan ketika melintasi wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Pada hari ketiga operasi mencari dan menyelamat (SAR), pasukan penyelamat menemui dua mayat perempuan di dalam jurang sedalam 500 meter serta beberapa lagi serpihan pesawat. – Agensi
Ringkasan AI
- Pesawat ringan ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang membawa 10 penumpang terlibat nahas selepas merempuh bukit di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Indonesia
- Kemalangan itu berlaku di wilayah sempadan Kabupaten Pangkajene Kepulauan dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
- Nahas tersebut berada di bawah kategori controlled flight into terrain
- Pesawat terputus hubungan ketika melintasi wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros
- Pada hari ketiga operasi mencari dan menyelamat, pasukan penyelamat menemui dua mayat perempuan dalam jurang sedalam 500 meter serta serpihan pesawat
Muat turun aplikasi Sinar Harian. Klik di sini!

