'Diterjah' buaya ketika kelas banjir

Paras banjir di SDN Kunjung Lampuyang terus meningkat sejak Isnin lalu. - Foto Agensi
Paras banjir di SDN Kunjung Lampuyang terus meningkat sejak Isnin lalu. - Foto Agensi
A
A
A

SAMPIT - Guru dan sekumpulan murid berdepan detik cemas setelah 'diterjah' buaya ketika mereka sesi pembelajaran yang dilakukan di kelas yang ditenggelami banjir.

Kelibat reptilia sepanjang tiga meter itu dilihat dengan jelas ketika kejadian di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kunjung Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia.

Pihak sekolah memutuskan untuk meneruskan sesi persekolahan walaupun banjir disebabkan fenomena air pasang besar belum surut.

Penduduk sekitar mendakwa mereka turut 'bertembung' dengan buaya yang dibawa arus dan tidak tahu keberadaannya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam mengesahkan kejadian itu.

Dia menjelaskan paras banjir terus meningkat dan aktiviti pembelajaran tetap dilaksanakan seperti biasa.

"Kami sudah menghubungi pihak berkaitan untuk tindakan selanjutnya. Kami ambil serius dengan aduan penduduk setempat tentang kehadiran haiwan pemangsa yang mengancam mereka," jelasnya lagi. - Agensi

 

 

Artikel Berkaitan:

Ringkasan AI

  • Guru dan murid berdepan detik cemas dengan buaya ketika sesi pembelajaran dalam banjir
  • Buaya tiga meter dilihat di Sekolah Dasar Negeri Kunjung Lampuyang, Indonesia
  • Sesi persekolahan diteruskan walaupun ada banjir
  • Penduduk setempat turut bertembung dengan buaya yang dibawa arus
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur mengesahkan dan mengambil tindakan selanjutnya

Muat turun aplikasi Sinar Harian. Klik di sini!