10 kapal perang AS 'siap siaga' di Asia Barat

WASHINGTON - Armada Amerika Syarikat (AS) terdiri daripada 10 kapal perang kini sudah 'siap siaga' di perairan Asia Barat.
Penganalisis politik melihat ia bakal memberi 'kuasa tembakan' yang besar jika Presiden Donald Trump memutuskan untuk menyerang Iran.
Jumlah itu dikatakan hampir sama dengan bilangan kapal yang dikerah ke perairan Caribbean ketika AS melancarkan operasi mengejut untuk menggulingkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro pada awal Januari.
Armada itu disertai kapal pengangkut pesawat, USS Abraham Lincoln bersama tiga kapal pemusnah dan jet pejuang halimunan, F-35C.
Selain itu, terdapat enam kapal perang lain termasuk kapal tempur pesisir yang beroperasi di perairan itu.
Menerusi catatan di platform Truth Social pada Rabu, Trump mengulangi retorik ugutan ke atas Teheran.
"AS bersedia melaksanakan misi dengan segera dan menggunakan tindakan kekerasan sama seperti yang berlaku di Venezuela jika perlu. Masa semakin suntuk. Iran perlu buat perjanjian dengan Washington," menurutnya.
Duta Iran ke Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB), Amir-Saeid Iravani bagaimanapun menyelar kempen tekanan AS.
"Teheran sedia untuk berdialog berdasarkan rasa hormat dan kepentingan bersama. "Tetapi, kami tetap akan mempertahankan diri dan bertindak balas lebih agresif jika terus ditekan," tegasnya. - Agensi
Ringkasan AI
- Armada Amerika Syarikat terdiri daripada 10 kapal perang sudah berada di perairan Asia Barat
- Penganalisis politik melihat ia sebagai kuasa tembakan yang besar jika AS memutuskan untuk menyerang Iran
- Jumlah kapal hampir sama dengan yang dikerah ke perairan Caribbean untuk menggulingkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro
- Armada disertai kapal pengangkut pesawat USS Abraham Lincoln, tiga kapal pemusnah dan jet pejuang halimunan, F-35C
- Presiden Trump mengulangi retorik ugutan ke atas Iran, menyatakan AS bersedia menggunakan tindakan kekerasan
Muat turun aplikasi Sinar Harian. Klik di sini!

